Selasa, 09 April 2013

Angin

Angin bertiup ke mana ia mau,
aku mendengar bunyinya,
tetapi .....
tahukah aku dari mana ia datang??
ke mana ia pergi??



yang bertiup itu..
senantiasa bertiup
walau kadang tiada tertiup
tetap ada
tetap kurasakan

Wujudnya??
tiada pernah aku melihat
tiada pernah aku bersua
tiada kutahu dia berwarna
tiada kutahu dia berwujud

Aromanya??
kadang aku menciumnya
kadang aku menyukainya
tak pelak pula aku membencinya
tapi... apakah aromanya sesuai dengan penciumanku

Angin.. oh angin
itu kadang hanya udara yang bergerak
walau kutak pernah melihat udara itu
yah, dari otak-otak manusia
kutahu itu udara yang bergerak

Angin..
aku bangga padamu
kau beri aku refleksi sederhana
mengenalNya yang tak tersamar
merasakanNya walau tak terjangkau inderaku

Angin,, pelajaran darimu
sungguh amat bermakna bagiku
Kau tak pernah menunjukkan batang hidungmu
namun tetap ada
ya, kau tetap ada
untuk menampakkan adaku

Angin.. terima kasih atas adamu
walau aku tak pernah melihatmu
namun, aku tahu, kau ada
ada bersamaku dan bersama adaNya

Ajar aku merasakan Dia
bantu aku mengalami Dia
Dia yang tak terlihat
Dia yang tak terwujud

Dia yang hanya mampu aku rasakan
Dia yang hanya mampu aku alami
walau tak pelak aku tersesat
Dia tetap ada dalam hidupku

Dia...
Yang membuat aku berada
yang berada bersama adaku
buat aku terus berada
berada di sini, saat ini
di jalan angin ini...

(Rwmngn, 090413-AS)

Tidak ada komentar: